Berita Unik dan Aneh

Blog Berita Aktual, Unik dan Aneh

Cara Meneladani Pola Makan Sehat Rasulullah

Advertisement
loading...
Seumur hidupnya, Rasulullah hanya pernah mengalami sakit dua kali. Pertama, ketika diracun oleh seorang wanita Yahudi yang menghidangkan makanan kepada Rasulullah di Madinah. Kedua, ketika menjelang wafatnya. Kebugaran Rasulullah itu karena beliau sangat menjaga pola makannya.

Ilustrasi ( Foto @Ceramah Bersama )

Berikut tips pola makan Rasulullah dari pagi hingga malam yang dapat Anda teladani.

Pola makan seringkali dikaitkan dengan pengobatan karena makanan merupakan penentu proses metabolisme penentu proses metabolisme pada tubuh kita. Untuk itu, apa yang dikonsumsi haruslah diperhatikan. Seperti yang dilakukan Rasulullah. Beliau selalu memilih makanan dengan kandungan gizi yang tepat. Berikut beberapa gambaran pola hidup sehat Rasulullah berdasarkan berbagai riwayat :

1. Sarapan Pagi

Di pagi hari, Rasulullah membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin yang dicampur dengan sesendok madu asli. Khasiatnya luar biasa. Dalam Alquran, madu merupakan syifaa (obat). Pada dasarnya, bisa menjadi obat berbagai penyakit. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus - usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.

Dalam kitab Ath-thibb minal Kitab was Sunnah, Muwafiquddin Al Baghdadi mengatakan, "Rasulullah Saw biasa minum madu setiap hari, yaitu madu yang dicampur air. Beliau meminumnya di pagi hari ketika perut masih kosong."

Pada sebuah riwayat lain juga disebutkan, "Sesungguhnya Rasulullah Saw menarik napas tiga kali pada bejana bila beliau minum. Beliau bersabda, 'Cara seperti ini lebih menyenangkan dan menimbulkan kepuasan,'" (diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id, dan diriwayatkan pula oleh Yusuf bin Hammad, keduanya menerima dari Abdul Warits bin Sa'id, dari Abi Ashim, yang bersumber dari Anas bin Malik Ra).

2. Menjelang Siang

Saat masuk waktu Duha (pagi menjelang siang), Rasulullah senantiasa mengonsumsi tujuh butir kurma ajwa' (matang). Rasulullah pernah bersabda, "Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun."

Hal itu terbukti ketika seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan pembunuhan di perang khaibar. Racun yang tertelan oleh Rasulullah kemudian dinetralisir oleh zat - zat yang terkandung dalam kurma. Salah seorang shabat, Bisyir Ibu al Barra' yang ikut makan tersebut akhirnya meninggal, tetapi Rasulullah selama dari racun tersebut.

3. Makan Sore

Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun. Selain itu, Rasulullah juga mengonsumsi makanan pokok seperti roti. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan pencernaan. Roti yang dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.

"Keluarga Nabi Saw tidak pernah makan roti sya'if sampai kenyang dua hari berturut - turut hingga Rasulullah Saw wafat," (diriwayatkan oleh Muhammad bin al Matsani, dan diriwayatkan pula oleh Muhammad bin Basyar, keduanya menerima dari Muhammad bin Ja'far, dari Syu'bah, dari Ishaq, dari Abdurrahman bin Yazid, dari al Aswad bin Yazid, yang bersumber dari 'Aisyah Ra).

Sya'ir, khintan, dan bur, semuanya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan "Gandum". Abdullah bin 'Abdurrahman pernah berkata, "Saus yang paling enak adalah cuka," (diriwayatkan oleh Muhammad bin Shal bin 'askar dan 'Abdullah bin 'Abdurrahman, keduanya menerima dari Yahya bin Hasan, dari Sulaiman bin Hilal, Hisyam bin Urwah, dari bapaknya yang bersumber dari 'Aisyah Ra).

Rasulullah Saw bersabda, "Makanlah minyak zaitun dan berminyaklah dengannya. Sesungguhnya ia berasal dari pohon yang diberkahi," (diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Abu Ahmad Az-Zubair, dan diriwayatkan pula oleh Abu Nu'aim, keduanya menerima dari Sufyan, dari 'Abdullah bin 'Isa, dari seorang laki - laki ahli syam yang bernama Atha', yang bersumber dari Abi Usaid Ra).

4. Makan Malam

Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur - sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama, yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit. Setelah makan, Rasulullah tidak langsung tidur setelah makan malam. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Caranya juga bisa dengan shalat.

Di samping menu wajib di atas, ada beberapa makanan yang disukai Rasulullah, tetapi tidak rutin mengonsumsinya. Diantaranya, tsarid yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuat air masak. Beliau juga senang kuat air masak. Beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu air, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula. Kemudian, beliau juga senang makan buah anggur dan hilbah (susu).

Sumber : http://ceramahbersama.blogspot.co.id
loading...


Demikianlah Artikel Cara Meneladani Pola Makan Sehat Rasulullah

Sekianlah artikel Cara Meneladani Pola Makan Sehat Rasulullah kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya. Anda penulis/blogger punya berita menarik silahkan kirim ke kami di : muktiplaza.online@gmail.com tulisan/beritamu akan kami tayangkan di www.serunique.com ini

Anda sekarang membaca artikel Cara Meneladani Pola Makan Sehat Rasulullah dengan alamat link http://www.serunique.com/2017/02/cara-meneladani-pola-makan-sehat.html
Bagikan Berita Seru ini Via :
+
 
Template By Kunci Dunia